OPTIMASI METODE PEMISAHAN SERAT PELEPAH KELAPA SAWIT TERHADAP KUAT TEKAN BATA RINGAN
Zainuri, Zainuri; Yanti, Gusneli; Megasari, Shanti Wahyuni
Limbah pelepah kelapa sawit dapat dimanfaatkan untuk membuat produk konstruksi
bangunan seperti bata ringan yang lebih dikenal dengan CLC (Cellular Lightweight
Concrete). Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung metode kimia, biologi,
mekanik pada pemisahan serat pelepah kelapa sawit terhadap kuat tekan bata ringan;
untuk membandingkan metode pemisahan serat pelepah kelapa sawit terhadap nilai kuat
tekan bata ringan; untuk mengetahui berat bata ringan. Penelitian ini menggunakan
metode eksperimental dengan riset laboratorium. Dari 3 metode pemisahan serat didapat
hasil nilai kuat tekan bata ringan serat-kimia 40,74 kg/cm2 untuk serat 1%; 31,22
kg/cm2 untuk serat 3% dan 25,20 kg/cm2 untuk serat 5%. Nilai kuat tekan bata ringan
serat-biologi 42,32 kg/cm2 untuk serat 1%; 31,08 kg/cm2 untuk serat 3% dan 21,00
kg/cm2 untuk serat 5%. Nilai kuat tekan bata ringan serat-mekanik 33,60 kg/cm2 untuk
serat 1%; 24,22 kg/cm2 untuk serat 3% dan 16,80 kg/cm2 untuk serat 5%. Serat pelepah
kelapa sawit dengan metode kimia paling baik digunakan sebagai bahan tambah. Berat
bata ringan serat-kimia 4,047 kg untuk serat 1%; 4,173 kg untuk serat 3%; 3,970 kg
untuk serat 5%. Bata ringan serat-biologi 4,060 kg untuk serat 1%; 4,057 kg untuk serat
3%; 4,059 kg untuk serat 5%. Bata ringan serat-mekanik 4,017 kg untuk serat 1%;
4,144 kg untuk serat 3%; 3,963 kg untuk serat 5%.
Kata Kunci : Bata Ringan, Kuat Tekan, Serat
bangunan seperti bata ringan yang lebih dikenal dengan CLC (Cellular Lightweight
Concrete). Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung metode kimia, biologi,
mekanik pada pemisahan serat pelepah kelapa sawit terhadap kuat tekan bata ringan;
untuk membandingkan metode pemisahan serat pelepah kelapa sawit terhadap nilai kuat
tekan bata ringan; untuk mengetahui berat bata ringan. Penelitian ini menggunakan
metode eksperimental dengan riset laboratorium. Dari 3 metode pemisahan serat didapat
hasil nilai kuat tekan bata ringan serat-kimia 40,74 kg/cm2 untuk serat 1%; 31,22
kg/cm2 untuk serat 3% dan 25,20 kg/cm2 untuk serat 5%. Nilai kuat tekan bata ringan
serat-biologi 42,32 kg/cm2 untuk serat 1%; 31,08 kg/cm2 untuk serat 3% dan 21,00
kg/cm2 untuk serat 5%. Nilai kuat tekan bata ringan serat-mekanik 33,60 kg/cm2 untuk
serat 1%; 24,22 kg/cm2 untuk serat 3% dan 16,80 kg/cm2 untuk serat 5%. Serat pelepah
kelapa sawit dengan metode kimia paling baik digunakan sebagai bahan tambah. Berat
bata ringan serat-kimia 4,047 kg untuk serat 1%; 4,173 kg untuk serat 3%; 3,970 kg
untuk serat 5%. Bata ringan serat-biologi 4,060 kg untuk serat 1%; 4,057 kg untuk serat
3%; 4,059 kg untuk serat 5%. Bata ringan serat-mekanik 4,017 kg untuk serat 1%;
4,144 kg untuk serat 3%; 3,963 kg untuk serat 5%.
Kata Kunci : Bata Ringan, Kuat Tekan, Serat
Detail Information
- Publisher
- Teknik
- Tahun
- 2018
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-12-03T03:26:48Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah