Persepsi Pengunjung Terhadap Pengembangan Taman Wisata Alam Air Panas Rimbo Panti Kabupaten Pasaman
SYARIF, SYAIDUL
Pengembangan wisata alam merupakan salah satu cara untuk
memanfaatkan potensi ekonomi sumber daya alam yang ada didalam kawasan
wisata alam untuk kepariwisataan, tanpa meninggalkan prinsip-prinsip pelestarian
sumber daya alam tersebut. Pada dasarnya, pengembangan kepariwisataan di
suatu tempat dimaksud untuk dapat meningkatkan keuntungan ekonomi. Namun
didalam pengembangan ini harus diupayakan juga agar tidak menyebabkan
terjadinya perubahan sosial dan kerusakan lingkungan.
Salah satu destinasi wisata yang saat ini menarik untuk dikunjungi adalah
Taman Wisata Alam Air Panas Rimbo Panti. Taman Wisata Air Panas Rimbo
panti ini terletak di di tepi jalan raya Padang – Medan (jalan negara), tepatnya di
Ruas Lubuk Sikaping – Panti dengan jarak ±210 km dari Kota Padang. Kawasan
Taman Wisata Alam Rimbo Panti ini memiliki Luas 3.120 ha, berdasarkan surat
Keputusan Menteri pertanian No.284/Kpts/Um/6/l979 tanggal 1 Juni 1979, areal
Cagar Alam ini seluas 570 ha dijadikan kawasan Taman Wisata Alam. Sedangkan
untuk sumber air panas sering dijadikan sebagai tempat merebus makanan oleh
pengunjung, dengan luasan sekitar 2.8 ha. Penetapan kawasan taman wisata alam
tersebut, sangat mungkin dilatarbelakangi oleh keanekaragaman flora dan fauna
yang sangat tinggi, serta memiliki potensi wisata alam yang cukup tinggi. Tujuan
penelitian ini adalah untuk menganalisis persepsi pengunjung dan kebijakan pihak
pengelola terhadap pengembangan Taman Wisata Alam Air Panas Rimbo Panti.
Adapun manfaat penelitian ini adalah pertimbangan untuk pengembangan
kawasan Taman Wisata Air Panas Rimbo Panti dimasa yang akan datang dan
sebagai infomasi lain untuk penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan judul
ini.
Penelitian ini dilakukan di Taman Wisata Alam Air Panas Rimbo Panti
Jorong Murni Panti, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman. Penelitian ini
dilaksanakan lebih kurang selama 4 bulan yaitu pada Juli – Oktober 2022.
Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada pihak berwenang dan
menyebarkan kuesioner kepada 94 responden yang berkunjung ke Taman Wisata
Alam Air Panas Rimbo Panti, dengan menganalisis data secara kualitatif
deskriptif dan metoda skala likert.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, di peroleh kesimpulan
persepsi pengunjung terhadap pengembangan Taman Wisata Alam Air Panas
Rimbo Panti tergolong dalam kategori baik dengan skor interval 123,55.
Pengelolaan dan pengembangan Taman Wisata Alam Air Panas Rimbo Panti
secara umum sudah dilakasanakan tapi masih kurang dari segi evaluasi perhatian
pemerintah terhadap sektor pariwisata terutama Taman Wisata Air Panas Rimbo
Panti, dan kurangnya kerjasama antara pemerintah dan pihak pengelola sehingga
Taman Wisata Air Panas Rimbo Panti belum terkelola dengan maksimal.
memanfaatkan potensi ekonomi sumber daya alam yang ada didalam kawasan
wisata alam untuk kepariwisataan, tanpa meninggalkan prinsip-prinsip pelestarian
sumber daya alam tersebut. Pada dasarnya, pengembangan kepariwisataan di
suatu tempat dimaksud untuk dapat meningkatkan keuntungan ekonomi. Namun
didalam pengembangan ini harus diupayakan juga agar tidak menyebabkan
terjadinya perubahan sosial dan kerusakan lingkungan.
Salah satu destinasi wisata yang saat ini menarik untuk dikunjungi adalah
Taman Wisata Alam Air Panas Rimbo Panti. Taman Wisata Air Panas Rimbo
panti ini terletak di di tepi jalan raya Padang – Medan (jalan negara), tepatnya di
Ruas Lubuk Sikaping – Panti dengan jarak ±210 km dari Kota Padang. Kawasan
Taman Wisata Alam Rimbo Panti ini memiliki Luas 3.120 ha, berdasarkan surat
Keputusan Menteri pertanian No.284/Kpts/Um/6/l979 tanggal 1 Juni 1979, areal
Cagar Alam ini seluas 570 ha dijadikan kawasan Taman Wisata Alam. Sedangkan
untuk sumber air panas sering dijadikan sebagai tempat merebus makanan oleh
pengunjung, dengan luasan sekitar 2.8 ha. Penetapan kawasan taman wisata alam
tersebut, sangat mungkin dilatarbelakangi oleh keanekaragaman flora dan fauna
yang sangat tinggi, serta memiliki potensi wisata alam yang cukup tinggi. Tujuan
penelitian ini adalah untuk menganalisis persepsi pengunjung dan kebijakan pihak
pengelola terhadap pengembangan Taman Wisata Alam Air Panas Rimbo Panti.
Adapun manfaat penelitian ini adalah pertimbangan untuk pengembangan
kawasan Taman Wisata Air Panas Rimbo Panti dimasa yang akan datang dan
sebagai infomasi lain untuk penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan judul
ini.
Penelitian ini dilakukan di Taman Wisata Alam Air Panas Rimbo Panti
Jorong Murni Panti, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman. Penelitian ini
dilaksanakan lebih kurang selama 4 bulan yaitu pada Juli – Oktober 2022.
Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada pihak berwenang dan
menyebarkan kuesioner kepada 94 responden yang berkunjung ke Taman Wisata
Alam Air Panas Rimbo Panti, dengan menganalisis data secara kualitatif
deskriptif dan metoda skala likert.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, di peroleh kesimpulan
persepsi pengunjung terhadap pengembangan Taman Wisata Alam Air Panas
Rimbo Panti tergolong dalam kategori baik dengan skor interval 123,55.
Pengelolaan dan pengembangan Taman Wisata Alam Air Panas Rimbo Panti
secara umum sudah dilakasanakan tapi masih kurang dari segi evaluasi perhatian
pemerintah terhadap sektor pariwisata terutama Taman Wisata Air Panas Rimbo
Panti, dan kurangnya kerjasama antara pemerintah dan pihak pengelola sehingga
Taman Wisata Air Panas Rimbo Panti belum terkelola dengan maksimal.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2023
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-04-25T08:40:45Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah