Pengaruh Pemberian Beberapa Jenis Pupuk Organik Padat Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Selada ( Lactuca sativa L.)
Purba, Muktamar
Selada (Lactuca sativa L.) merupakan salah satu sayuran yang memiliki
prospek ekonomi yang tinggi dan dapat berperan dalam pemenuhan gizi
masyarakat. Selada mengandung karbohidrat, protein nabati, vitamin dan mineral
sehingga selada bermanfaat bagi tubuh. Di Riau khususnya di Pekanbaru, di
dominasi oleh lahan marginal, yaitu tanah Padzolik Merah Kuning (PMK).
Dimana ciri utamanya adalah kandungan bahan organik yang rendah sehingga
tingkat kesuburannya rendah, Pemberian pupuk organik diharapkan dapat
memperbaiki sifat-sifat tanah porositas tanah, struktur tanah, membantu
menetralkan pH tanah, sebagai daya menahan air. Beberapa jenis pupuk organik
padat yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu pupuk kandang
(pukan) sapi, kambing ,ayam dan kompos sampah pasar yang dapat dimanfaatkan
oleh tanaman selada (Lactuca sativa L.) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh dan mendapatkan jenis pupuk organik padat terbaik terhadap
pertumbuhan dan produksi tanaman selada ( Lactuca sativa L.).
Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian
Universitas Lancang Kuning, Jln. Yos Sudarso Km. 08 Rumbai-Pekanbaru.
Topografi datar dengan ketinggian tempat 16 meter di atas permukaan laut, jenis
tanah Podzolik Merah Kuning (PMK). Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan,
dimulai pada bulan Maret – Mei 2021. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen
dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri dari
5 perlakuan dan 4 kali ulangan, sehingga diperoleh 20 plot percobaan. Setiap unit
percobaan terdiri dari 4 tanaman dan 2 tanaman yang akan dijadikan sampel.
Adapun perlakuan yang telah diuji adalah perlakuan tanpa pemberian pupuk
organik padat dan perlakuan pemberian jenis pupuk organik padat, yaitu pupuk
kandang sapi 200 g/tanaman, Pemberian pupuk kandang ayam 200 g/tanaman,
Pemberian pupuk kandang kambing 200 g/tanaman dan pupuk kompos sampah
pasar 200 g/tanaman. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun,
panjang daun, lebar daun, berat basah tanaman, berat konsumsi Tanaman dan
volume akar.
Hasil penelitian berdasarkan sidik ragam 5 % terlihat bahwa perlakuan
pupuk organik padat memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman
selada (Lactuca sativa L.) yaitu pada parameter pengamatan tinggi tanaman,
jumlah daun, panjang daun, lebar daun, berat basah dan berat konsumsi, namun
berbeda tidak nyata dengan parameter pengamataan volume akar. Hasil terbaik
ditunjukkan dengan perlakuan pemberian pupuk kompos sampah pasar 200
g/tanaman yaitu dengan hasil sebesar 41,75 g, namun berbeda tidak nyata dengan
perlakuan pupuk kandang kambing 200 g/tan yaitu dengan hasil sebesar 36,25 g.
prospek ekonomi yang tinggi dan dapat berperan dalam pemenuhan gizi
masyarakat. Selada mengandung karbohidrat, protein nabati, vitamin dan mineral
sehingga selada bermanfaat bagi tubuh. Di Riau khususnya di Pekanbaru, di
dominasi oleh lahan marginal, yaitu tanah Padzolik Merah Kuning (PMK).
Dimana ciri utamanya adalah kandungan bahan organik yang rendah sehingga
tingkat kesuburannya rendah, Pemberian pupuk organik diharapkan dapat
memperbaiki sifat-sifat tanah porositas tanah, struktur tanah, membantu
menetralkan pH tanah, sebagai daya menahan air. Beberapa jenis pupuk organik
padat yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu pupuk kandang
(pukan) sapi, kambing ,ayam dan kompos sampah pasar yang dapat dimanfaatkan
oleh tanaman selada (Lactuca sativa L.) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh dan mendapatkan jenis pupuk organik padat terbaik terhadap
pertumbuhan dan produksi tanaman selada ( Lactuca sativa L.).
Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian
Universitas Lancang Kuning, Jln. Yos Sudarso Km. 08 Rumbai-Pekanbaru.
Topografi datar dengan ketinggian tempat 16 meter di atas permukaan laut, jenis
tanah Podzolik Merah Kuning (PMK). Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan,
dimulai pada bulan Maret – Mei 2021. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen
dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri dari
5 perlakuan dan 4 kali ulangan, sehingga diperoleh 20 plot percobaan. Setiap unit
percobaan terdiri dari 4 tanaman dan 2 tanaman yang akan dijadikan sampel.
Adapun perlakuan yang telah diuji adalah perlakuan tanpa pemberian pupuk
organik padat dan perlakuan pemberian jenis pupuk organik padat, yaitu pupuk
kandang sapi 200 g/tanaman, Pemberian pupuk kandang ayam 200 g/tanaman,
Pemberian pupuk kandang kambing 200 g/tanaman dan pupuk kompos sampah
pasar 200 g/tanaman. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun,
panjang daun, lebar daun, berat basah tanaman, berat konsumsi Tanaman dan
volume akar.
Hasil penelitian berdasarkan sidik ragam 5 % terlihat bahwa perlakuan
pupuk organik padat memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman
selada (Lactuca sativa L.) yaitu pada parameter pengamatan tinggi tanaman,
jumlah daun, panjang daun, lebar daun, berat basah dan berat konsumsi, namun
berbeda tidak nyata dengan parameter pengamataan volume akar. Hasil terbaik
ditunjukkan dengan perlakuan pemberian pupuk kompos sampah pasar 200
g/tanaman yaitu dengan hasil sebesar 41,75 g, namun berbeda tidak nyata dengan
perlakuan pupuk kandang kambing 200 g/tan yaitu dengan hasil sebesar 36,25 g.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2021
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-12-29T07:35:57Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah